Salaam - E - Dostana ( Yudha & Yasmin ) Bag. 2
Kesan Sok Penguasa yang tak jarang melakukan intimidasi terhadap orang lain. Keinginan yang kuat karena sifat Obsesif dan Agresifnya,membuat Kevin memiliki Imej menakutkan,Ia sangat disegani di kampus. Teman - teman Satu gengnya sangat tunduk dan patuh pada kemauannya.
Jika Kevin menginginkan Sesuatu hal,Maka Ia akan berusaha mendapatkannya pada detik itu juga,secara cepat dengan berbagai cara,menyingkirkan Hal yang dalam pandangannya menjadi Penghalang baginya.
Kevin terobsesi pada Yasmin. Kevin tahu Yasmin adalah Gadis yang cukup Materialistis,karena Yasmin juga berasal dari keluarga yang kaya. Kevin juga tahu kalau Yasmin adalah seorang Gadis Manja yang belum pernah merasakan Kerasnya kehidupan.
Kevin ingin menjadikan Yasmin sebagai Pacarnya. Maka Langkah Awal kevin untuk menarik perhatian Yasmin adalah dengan memamerkan Motor Sport milik Kevin.
“ Aku sudah mengecek video reels Motor kevin yang kamu maksud,Jazz “, Kata Nina menyudahi melihat layar Hpnya
“ Aku tak menyangka Ia sampai berani menaruh tag
ID akun instagram milikmu, I such have bad feeling !”, tambah Tasya membenahi Tas yang ia gendong di lengannya
“ Aku pikir dia terobsesi padamu,Jazz. Aku yakin itu “,Nina melihat wajah Yasmin yang masih tampak santai
“Aha ! Betul sekali “, Tasya memetikkan jarinya
“ Jika ini benar terjadi, Gawat ! Aku tidak bisa membayangkan Jika saja Kevin sampai bisa menggaet dirimu untuk dicarikan pacar “,
“ Aku punya kekhawatiran yang sama. Aku tidak bisa membayangkan kau akan mendapat perlakuan dan sikap yang bagaimana dari Seorang Kevin.
Aku mungkin bersalah dengan memiliki Prasangka buruk ini,Tapi Aku mencoba berpikir realistis Jika Seorang Jazsweet bisa menjadi Pacar milik Tuan Muda Kevin”,
“ Prasangkaku Jauh dari bagaimana Kevin akan memperlakukanmu dengan Baik. Tak terlintas di benakku Kevin akan menjadi Seorang Pangeran yang akan memperlakukanmu Bagaikan Putri - Putri di kartun Disney “,
“ Tapi Aku bermimpi mendapat perlakuan seperti Putri - Putri Dongeng,seperti di kartun Disney. Aku bahkan selalu berkhayal akan mendapat Pangeran tampan sebagai Pacarku”,
“ Kau tidak sedang hidup di negeri Dongeng,Sayang. Sementara realita menghadapkan Kita untuk menjaga Sahabat kita ini dari Ancaman yang membahayakan Kita “,
“ So,Apa yang Kita harus dilakukan pada Jazsweet ? Menjadi Bodyguardnya . Apa kita perlu berlagak menjadi heroine dalam film - film action untuk melindungi teman Kita ?”,
“ Charlie’s Angel maksudmu Sayang ? Oh ,Berhenti berkhayal ! Jasweet tidak perlu kita untuk berpikir secara rumit dalam menjaga dirinya “,
Yasmin menggeleng,menepuk dahinya dan tertawa ringan mendengar ulah Dua sahabatnya,
“ Girls,Babes,Kalian santai saja. Apa yang sebenarnya kalian takutkan ? Orang berhak memiliki Obsesi tapi Ia belum tentu mempunyai nasib untuk memiliki “,
“ Jazsweet, Video itu dibuat bulan lalu. Kau tidak akan tahu tentang seberapa jauh kevin untuk melangkah mencari perhatian. Even at No Longer time ! He will make closer distance with you “,
“Aku mencoba menebak, Motor sport itu pasti bukan milik Adrian. Tapi itu milik Kevin ! Kecemasan kami beralasan Kuat,Jasweet. Aku sangat cemas Jika Kevin benar - benar mendekatimu lalu menjadikanmu pacarnya. Ah ! Jangan sampai ! Jangan !”,
“ All right. Are You,both, have another Fear ?”,
“ Sarcasm Treat ! Aku khawatir kau akan mendapat perlakuan tak menyenangkan,atau paling buruknya,Anak Konglomerat China itu akan memperlakukanmu dengan kasar,atau bahkan mengintimidasimu “,
“ We are really Care and Love You,sayang. So, jangan terlalu keras kepala “,
Yasmin berhenti selangkah di depan Nia dan Tasya. Ia berbalik memandang kedua Sahabatnya. Yasmin menarik Nafas kemudian menghembuskannya dengan sedikit tekanan untuk memberi kesan tegas pada mereka.
Nina dan tasya terkesiap. Keduanya saling memandang Keheranan.
“ Then Be My Own Charlie’s Angels, Ladies ! “, Yasmin mendekatkan wajahnya dan menekan nada bicaranya “, Kalian berdua sahabat terbaik yang pernah kumiliki ! Aku sangat terkesan mendengar Pembicaraan kalian barusan. Kurasa Prasangka kalianlah yang sedikit melesat,daripada Apa yang Kevin sedang lakukan padaku.
Aku tak terlalu ambil pusing ! Kevin tetaplah Kevin dengan imej Ngeri yang kalian ciptakan dan mungkin di pikiran orang yang melihat bagaimana sosoknya.
Mungkin saja setan akan membentuk Kebengisan dalam dirinya. Dia bisa saja melakukan apa yang melewati batasannya “,
“ Ya benar,Jazsweet. Kau ternyata tahu tentang hal ini,tapi kenapa ?”, Potong Nina
“ Biarkan Aku bicara dulu sayang “,
“ Okey Silahkan “,
“ Kita Jalan Sama - sama lagi “<
Yasmin menunjukkan handphonenya. Ia menunjukkan percakapan DM akun Instagramnya dengan milik Kevin. Nina dan Tasya bergantian membaca percakapan itu.
“ Aku paham maksud kevin. Benar ! Dia terobsesi padaku. Aku berhak atas diriku sendiri dan harga diriku. Meski entah seberapa keras Kevin berusaha untuk memilikiku,setidaknya Kita harus dan bisa mengambil sikap sesuai keadaan dan kemauannya.
Kalian pikir dengan Kevin menjadikanku pacarnya,sesuatu yang buruk akan terjadi padaku setiap hari ?
Tidak,Sayang,Tidak. Kevin bukan siapa - siapa ! Kevin yang kalian bayangkan adalah Seorang pemuda dengan kebengisannya yang akan merenggut hidupku ? Tidak,Bukan seperti itu !
Kekuatan Seorang Wanita adalah bagaimana cara Ia melihat dan mencari celah kelemahan Pria dibalik seberapa besar Kekuatan Pengaruh dan dominasinya,Salah satu contohnya menguasai kelemahan pria dengan kelembutan sikap kita,meski harus membuat Sebuah Sandiwara “,
“ What ?! Apa - apaan ini ? Jazsweet,ini di luar dugaan Kami ! Kau ternyata berani dan gila juga”,
“ Wait ! Coba kutebak, Surprize plot ! Jadi motor itu dan tag nama ID Instagram kamu itu karena permintaanmu. Kau yang minta pada Kevin ?”,
“ Betul !”,
“ Wah ! Parah ,Parah,Apa maksudmu,Jazsweet ?”,
“ Ketika dua Orang Pemuda dengan Popularitas besar di kampus ingin bersatu,Maka Mereka perlu membuat gebrakan besar dan berkesan ! Tidak mungkin kan kalau Kevin mau mengajakku kencan memakai kendaraan bisa - biasa saja ?
Dia,Kevin Chen ,babes ! Putra Konglomerat keluarga Chen,yang dikenal oleh setiap orang di kota ini. Kevin menunjukkan Motor itu padaku sesaat setelah Ia berhasil membelinya dari Dealer “,
“ Jadi,begitu ?! Salut ! Salut ! You’re Such A Brilliant One !
“ Tapi, tunggu dulu,jadi Kau mau dijadikan pacar oleh Kevin ? Kami masih khawatir akan hal ini “,
Yasmin menatap Mata Tasya dalam - dalam. Ia berbisik “ Girls,Look ! Kau pikir aku gila bukan ? Ya , aku bisa melakukan Apapun !
Aku juga punya mimpi bisa menjadi Pacar Seorang Anak Konglomerat dan berkhayal bisa diperlakukan secara Spesial Seperti Putri - Putri di negeri Dongeng kartun Disney. I wish you two can see My Dream !
Calm Down,Honey ! Throw You worry, it is being Part Of Drama ! Don’t tell Any body, Deal ?”|
‘ Okey Okey !”,
Satu Mobil berhenti di dekat Tiga gadis ini. Klakson dibunyikan untuk menarik perhatian mereka. Kaca Mobil diturunkan dan dari dalam mobil,Seorang Pemuda memanggil Mereka.
“ Girls ! Hai “, Sapa Pemuda ini dengan ramah dan melambaikan tangannya.
“ Ah ! Robi !”, Nina kegirangan membalas lambaian tangan Pemuda ini “, Hai Robi !”,
“ Wow ,Robi,Hai”, Tasya melambaikan jari - jari lentiknya pada Robi,
“ Butuh tumpangan ? Aku akan mengantar kalian ke rumah masing - masing. Dan, Hai Jazz,Kau mau aku antar pulang ? Aku ingin kau duduk di depan “,
Dua Gadis berkompromi dengan Yasmin lewat tatap menatap Mata. Yasmin mengangguk dan menggelengkan kepala ke arah Mobil.
Robi turun dari Mobil dan membukakan Pintu Mobilnya untuk setiap Gadis ini. Tasya dan Nina masuk ke kabin belakang. Yasmin masuk ke kabin depan,bersebelahan dengan Robi.
Saat Yasmin hendak duduk di Jok Mobil, Robi membuka tangan untuk menyambut Yasmin. Yasmin menggenggam tangan Robi.
Yasmin menyamarkan wajah malunya di hadapan Robi. Ia merasa kikuk di hadapan Robi. Tapi,Perlakuan lembut Robi meredakan Kecanggungan Yasmin.
Tak sengaja Yasmin menoleh ke Arah Robi. Robi belum menghilangkan raut muka ramahnya pada Yasmin.
“ Hai Jazz,Apa kau baik - baik saja ?”,
“ Ya,Aku baik - baik saja. Terima kasih untuk ini,Robi”,
“ Ini bukan apa - apa “, Robi mulai menjalankan Mobilnya” Aku sering melihat kalian tampak lelah saat menunggu Bus di halte.
Aku juga sering mendapati jemputan Sopir Jazsweet terlambat. Dan sepertinya kali ini, Spor kamu terlambat menjemput kalian ?”,
“ Ya Robi. Kami terpaksa berangkat dengan Bus tadi pagi. Sopirku ada keperluan keluarga hari ini. Jadi dia libur “,
“ Jadi begitu”, Tak sengaja Robi dan yasmin saling bertemu pandang kembali. Keduanya berpandangan sejenak” By the way, Apa kalian sudah makan siang ?”,
“ Belum Robi “, Sahut Tasya
“ Aku hanya memakan roti satu bungkus yang tertinggal di dalam tasku tadi “,
“ Aku juga belum makan siang. Aku traktir kalian makan siang,Mau ?”,
“ Ya ya,Wah senang sekali Robi mau traktir Kita makan siang !”, Kata Tasya kegirangan,
“ Kami malah merepotkanmu Robi”,
“ Tidak Apa - apa,Gadis - gadis. O ya,Jazsweet,kau tidak keberatan Aku traktir makan ? Kau tampak sedikit pucat saat ini,Aku khawatir kau sedang tidak baik - baik saja “,
Yasmin,yang sedari tadi menahan Groginya,terkesiap “ Oh Oke, Just Up to You . Dan terima kasih lagi “,
Tiba di Suatu kafe,Mereka bergegas keluar Mobil. Nina dan Tasya keluar lebih dulu. Yasmin keluar menyusul dua temannya. Yasmin kaget saat menyadari Robi ternyata bergerak cepat dalam membantunya menutup Mobil.
Perasaan Yasmin semakin menjadi,Ia merasa canggung mendapat Perlakuan dari Robi. Robi menahan Yasmin sejenak sebelum masuk ke Kafe.
“Jaz,Ada Apa denganmu ? Kenapa kau tak membalas DMku di Instagram ? Apa Aku terkesan mengganggumu dengan mengirim DM padamu ?”,
“DM ? Kapan Kau mengirimnya ? Aku sibuk Akhir - akhir ini “, Nada Bicara Yasmin terdengar Seperti Orang Apatis,
Robi menunjukkan Hpnya. Maksud Robi mengirim DM yasmin lewat Instagram untuk meminta Nomor Telepon Yasmin.
Ternyata Yasmin lupa membuka DM dari Robi. Ia sempat mengabaikan notifikasi Pesan itu. Ia pikir Robi bermaksud iseng padanya.
“Kau ingin minta Nomor Teleponku ?”,
“Ya benar. Apa boleh Aku mempunyai Nomormu ?”
“Untuk Apa kau memilikinya ?”,
“Aku ingin minta tolong sesuatu padamu,Jazsweet “,
“Minta tolong padaku ? Apa itu ? Kita sudah berhadapan,Katakan saja Apa keperluanmu ? Siapa tahu Aku bisa membantumu ?”,
“Maaf,Jaz,Aku tidak bisa mengatakannya sekarang. Perut kita masih lapar. Pikiran Kita masih penat. Lebih baik Kita makan dulu,Ayo !”,ajak Robi dengan keramahannya,
Yasmin terdiam sejenak”Okey,Baiklah “, Yasmin sepertinya hendak mengabaikan Permintaan Robi. Ia jalan lebih dulu.
“Terima Kasih,Jazsweet. Kau telah menerima tawaran dariku sore ini. Aku merasa senang Kau bersedia menerima tawaranku “,
“Ya Robi,Aku juga”, Yasmin masih dengan kesan apatisnya,
“Aku akan lebih senang lagi Jika saja Aku bisa mengenalmu lebih dekat”, Kata - kata ini terdengar sampai ke telinga Yasmin bersamaan tiupan Angin lembut. Yasmin berhenti,kemudian berbalik badan.
“Jadi ini maksudmu meminta nomor teleponku ?”,
“yah. Tapi Aku punya maksud lebih dari itu”, Raut muka Robi tampak putus asa “Seandainya Kau tak mau menanggapi Permintaanku sekali pun,Tak Apa - apa. Aku tahu siapa diriku “, tatapan Robi seolah - olah hendak meluluhkan Yasmin”, Aku juga tahu Siapa dirimu. I realize there is A Gap between Us.
Aku tahu posisi diriku. Aku juga menyadari Bagaimana Posisi dirimu. Aku seperti ingin terbang ke tempat kau berada,tapi Aku sadar bahwa sayapku tak cukup mampu untuk menjangkau tempat di mana kau berada. I,trully, Realize that There is A Far Gap between Us “, Nada bicara Robi terdengar setengah berbisik untuk menciptakan nuansa sentimentil,
Kata - kata Robi membuat Yasmin tercengan. Yasmin tampak bergeming. Robi sempat menatap Yasmin,tapi Senyum Robi mengandung berbagai Arti untuk Hatinya,
“Ah, Sudahlah Jaz. Ayo kita masuk. Lupakan Permintaan naif ku barusan “,
Yasmin merasa ada maksud tertentu dari sikap Robi barusan. Tapi, Kata - kata Robi seperti memberi sindiran secara halus terhadap Sikap Apatis Yasmin. Yasmin malah menjadi bimbang.
***
Satu waktu,Robi tampak melamun. Tak lain dan tak bukan ialah Yasmin. Robi menaruh perasaan suka pada Yasmin sejak lama. Tapi Ia tak kunjung mengutarakan perasaannya pada Yasmin.
Sulit dijelaskan tentang Apa yang menjadi daya tarik pada diri Yasmin,sehingga membuat Robi suka pada Yasmin. Perasaan Suka terhadap Gadis oleh Seorang pemuda adalah wajar!
Apakah senyum manis pada wajah cantik Yasmin menjadi awal ketertarikan itu ? Robi pernah mencoba untuk mendekati Yasmin.Namun, setelah beberapa kali melakukan Usaha,Robi selalu gagal.
Yasmin bukan tipikal Gadis yang mudah di dekati,bahkan lebih jauh lagi untuk ditaklukkan dengan sekedar Kata - kata pujian,sanjungan dan Rayuan.
Robi juga melakukan Pengamatan tentang Kepribadian,Asal - usul dan gaya hidup seorang Yasmin di balik setiap Kegagalan Pendekatan Robi terhadap Yasmin.
Robi mendapat satu ide untuk mengatasi kegagalannya dalam mendapatkan Nomor Hp Yasmin. Ia mengakhiri lamunannya,kemudian ke suatu tempat.
***
Pada Suatu kesempatan, Robi menemui Yasmin di Ujung Koridor kampus. Kebetulan Yasmin tengah menyendiri. Robi mengajak Yasmin beralih ke salah satu Gazebo yang berada di Taman Kampus.
Yasmin tampak sangat grogi ajakan Robi kali ini, Ia hanya bisa pasrah ,bersedia begitu saja diajak ke tempat yang Robi maksud.
Robi sangat hati - hati dalam membujuk Yasmin. Ternyata Yasmin bisa dengan mudahnya dibujuk dengan sikap yang halus secara perlahan.
Robi menghela nafas. Angin bertiup menghasilkan Suara gesekan daun - daun Pepohonan. Beberapa helai daun kering tampak gugur terbawa Angin kemudian jatuh ke kolam. Robi tersenyum dengan Perasaan sedikit lega,
“Jazsweet, Terima kasih.Kau sudah menyempatkan waktu untukku yang ingin menyampaikan satu maksudku padamu “, Kata Robi setengah berbisik,
“Maksud ? Apa itu ?”,
Cara Robi untuk mendekati Yasmin kali ini sepertinya berhasil. Robi punya rasa optimis untuk kesempatan kali ini.
“ Tapi,sebelumnya, Aku ingin minta maaf dulu padamu”Robi tak mengubah Nada Suaranya bicara “
“Maaf ? Maaf untuk apa ?”,
“ Aku minta maaf Jazsweet untuk sikapku yang obsesif terhadapmu kemarin,Aku seharusnya tidak bersikap seperti itu kemarin.
Aku merasa bahwa Aku terlalu memaksa diri untuk memiliki Nomor teleponmu. I am so sorry. Aku khawatir sekali Jika Kau sampai merasa tidak nyaman atas sikapku”,
“Oh Soal itu, Never mind “. Yasmin masih enggan menatap Robi
“Syukurlah. Bodohnya Aku,Kenapa Aku harus punya nomor Hpmu padahal setiap hari Aku bisa menemui dirimu kapan saja, bukan begitu ?”,
“Ya kau benar. kita bisa bertemu kapan kau mau”, Yasmin memandang riak - riak Air yang tercipta di permukaan air kolam,
“Terima kasih,Jazsweet. Tapi Aku sempat berpikir bahwa Kau menolak permintaanku untuk memberi nomor telepon karena mungkin saja Hp mu sendirilah yang sedang bermasalah “, Robi mulai memancing Reaksi Yasmin”Aku pikir Justru Hpmu sedang error atau Rusak.Aku berprasangka baik saja, So Aku berhenti untuk meminta nomor Hpmu “,
Kali ini Yasmin tergerak menoleh ke wajah Robi. Yasmin langsung menunjukkan Hpnya”Hpku baik - baik saja,Robi. Kau tidak perlu mengkhawatirkan Hpku”,
“Okey Baiklah,Yasmin. Dan, kali ini Kumohon Yasmin, Apa Aku bisa meminta satu hal padamu ? Aku takut mengatakannya padamu hal ini,Awalnya”,
“katakan Robi,Apa itu ?”,
“Aku tahu kau ternyata Gadis yang baik hati. Paras cantikmu ternyata diimbangi dengan hatimu yang baik. Aku merasa beruntung bisa mendapatkan satu kesempatan bisa sedekat ini denganmu”, Kata - kata Robi mulai menyita perhatian Yasmin”kau tahu, secara diam - diam,Aku sering melihatmu berbagi kasih dengan semua orang.
Entah itu berbagi uang dengan Beberapa Pengemis atau Pengamen malang yang kau temui di jalan,bahkan kau sering membuat momen berbagi makanan di Jalan dengan beberapa temanmu,sepertinya.
Aku salut padamu,Jazsweet ! Aku salut pada dirimu. Aku merasa beruntung kali ini. Aku ucapkan Terima kasih karena kau telah memberi waktumu untuk kesempatan kali ini.
Ini sangat berarti bagiku. Mungkin Tidak Semua Orang bisa mendapat kesempatan untuk berada sedekat ini denganmu “,
“Allright ! Hanya itu maksudmu ? Kau seolah - olah memberiku imej seorang yang mempunyai belas kasihan terhadap siapa pun. Aku melakukan hal itu karena perintah papaku”,hampir Yasmin terlena oleh perkataan Robi
“Tidak Jaz. tidak. Kumohon kau jangan tersinggung. Aku hanya merasa senang dan kagum pada orang berhati baik dan dermawan. Kau ternyata berhati Malaikat.
Jazsweet,Kumohon,berilah sedikit belas kasihmu padaku. Aku tidak ingin berniat jelek padamu. Aku tidak tahu Apa yang telah terjadi padamu.
Entah Apa kau pernah mendapat trauma karena perlakuan atau sikap Kasar dari seseorang,terutama dari Seorang laki - laki.
Aku hanya ingin memberi sedikit Apresiasi pada Kebaikan hatimu. itu saja ! Aku hanya ingin memberi kenang - kenangan padamu.
Entah bagaimana Persepsimu terhadapku,terserah kau,Jazsweet. Aku akan tetap mengagumi dirimu sampai kapan pun.
Tapi, setidaknya, Tolong terimalah Pemberianku”, Tatapan Mata Robi yang bergetar seperti hendak menggetarkan hati Yasmin.
“Ya baiklah Robi. Apa itu ?”,
Robi menggenggamkan satu Dusbox Handphone ke tangan Yasmin. Robi sedikit setengah berlutut.Yasmin bereaksi hanya memandang tindakan Robi.
“ Aku tidak tahu sebenarnya Apa yang kau butuhkan. Aku hanya ingin mendapat satu tempat untuk selalu menerima kebaikan hatimu.
Mungkin Apa yang Aku beri ini belum memberi arti apa - apa untukmu. Tapi,Kumohon Jazsweet,bersedialah menerima Apa yang aku beri ini.
Entah Apa kau akan memakainya atau tidak barang ini,yang penting Aku merasa senang Kau sudah menerima Apa yang kuberi ini.
Mungkin ada saatnya Seseorang sangat sulit menebak Apa yang kita inginkan. Aku kagum pada Persahabatan kalian bertiga. Aku pernah berangan - angan,Andai Aku bisa menjadi Sahabat atau teman kalian.
Apa Aku bisa ? Aku tidak tahu karena Bagaimana Posisiku di hadapanmu. Sekali lagi,Jazsweet” Robi melirihkan suaranya,bermaksud membangun suasana sentimentil saat ini “ Aku merasa bahagia bisa berada sedekat ini dengan denganmu.
Meski tak setiap saat ,Tapi barangkali suatu saat kau akan membutuhkanku. I will be there whenever You need me. Aku sudah menyimpan nomor Teleponku di Hp baru ini,Ku harap kau menyukainya. Itu saja “, Robi sedikit punggung tangan Yasmin. Robi kemudian meninggalkan Yasmin dengan Perasaan bercampur.Galau,berharap,Cemas dan sedikit Putus Asa.
Hp yang diberikan Robi itu adalah Hp model terbaru. Teknologi dan kecanggihan Hp dari Robi ini jauh lebih bagus daripada yang digenggam Yasmin. Yasmin merasa dilema karena Ia sudah mendambakan Hp baru,Tapi Yasmin masih takut untuk meminta pada Ayahnya. Ayah Yasmin terlalu sibuk akhir - akhir ini.
Dan,secara kebetulan,Robi memberi Hp model terbaru padanya. Yasmin memandang Hp ini. Tentu Ia menerima Hp ini. Yasmin tampak kikuk setelah mendapat perlakuan Robi.
Ada Rasa bersalah dan menyesal dalam diri Yasmin saat ini. Yasmin tergerak memandang Robi yang telah menjauh. Ada Rasa haru dan Bahagia mulai terbit dalam hatinya. Binar - binar Raut wajah tak percaya pada wajah Yasmin belum hilang. Semua Rasa ini bercampur Bagai menjadi dalam Hatinya. Yasmin masih dalam sikap kikuknya.
Robi menepis satu titik Air mata di Ujung kelopaknya. Momen barusan malah membuatnya sedikit emosional. Ia mantap berjalan tanpa berbalik Arah.
Robi sempat berhenti di depan Gazebo yang berada paling ujung. Robi menghela nafas sejenak. Ia merasa lega setelah bisa menyampaikan keinginannya kepada Yasmin. Meski berada dalam bayang - bayang sikap apatis Yasmin,Robi tetap percaya bahwa Perlakuan yang Ia berikan pada Yasmin barusan akan mendapat perhatian.
Saat hendak melangkah lagi,Tiba - tiba Seseorang menahan Tangan Kanan Robi, Robi berbalik untuk melihat siapa yang menahan tangannya. Ternyata Yasmin ! Yasmin mengatur nafasnya sejenak.
Keduanya bertatapan agak lama. Tangan Yasmin tampak gemetar menggenggam Hp pemberian Robi.
“ Bodohnya Aku tidak memberi sikap yang baik di hadapanmu, aku bahkan tidak menanggapi keinginanmu dengan sikap yang mampu menyenangkan hatimu.
Kau menganggap diriku sangat sulit untuk kau tebak tentang Apa yang Aku inginkan ? Jangan pernah berpikir bahwa Aku adalah Seseorang yang serumit itu.
Kita sama - sama hidup menghirup udara yang sama”,Yasmin mengedipkan matanya untuk menghilangkan Pemandangan matanya yang berkaca - kaca”,Terima kasih,Robi untuk pemberian ini.
Akan menjadi kesalahanku Jika Aku menjadi seseorang yang tidak tahu terima kasih di hadapanmu. Aku menerima Hp ini. Aku akan memakai Hp ini sebagai Hp kedua,pelan - pelan Aku akan memindahkan seluruh data Hp lama ku Hp baru ini.
Jangan merasa sungkan untuk menemui Kami bertiga kapan pun,Robi. Tunggu Aku mengirim Pesan untuk mu,setelah Aku sampai rumah Robi”, Perlahan Tangan yasmin mengusap pipi Robi. Sentuhan Halus yang membuat merinding.
Rob terpejam merasakan sensasi sentuhan tangan Yasmin,perlahan senyum lega itu tercipta oleh bibir Robi” Aku janji. Aku tidak akan membuatmu menunggu”,
“Oh ya,Jazsweet. Baiklah ! Butuh tumpangan lagi untuk pulang ?”,
“ Ya”, Yasmin sedikit mengangguk”, Aku telfon teman - temanku dulu agar mereka menyusul kita di halaman Parkir”,
“ Ya”, Robi mengulurkan tangannya ke hadapan Yasmin” teman ?”,tanya Robi mengangkat alis kanannya,
“ Emh”, Yasmin langsung menggenggam tangan Robi” Teman ! “,
Kedua Pemuda itu berjalan bersama. Yasmin menelpon Nina dan Tasya. Robi tampak bersemangat. Usahanya kali ini berhasil.
Pancaran Cahaya sore menerobos sela - sela daun. Tampak Seorang Pemuda yang sedari tadi menyaksikan momen haru Robi dan Yasmin barusan,bersembunyi di balik pohon. Ia menelpon sesesorang,tak lama kemudian dia pergi dari situ .
.....
Sincerely,
Dunia Di Kala Fajar
Fajar Adi
Salaam - E - Dostana 2
Komentar
Posting Komentar