Salaam - E - Dostana 2 ( Rama & Ria ) Bag.3

Seperti biasa,suasana Pagi hari di dalam kafe “ SAHABAT “. Beberapa Kursi telah terisi oleh tamu - tamu dengan keperluan mereka masing - masing. Sarapan,mengerjakan PR,Meditasi dengan mendengarkan Musik bernuansa tenang yang diputar,merenungi Nasib meski batin memberi dorongan untuk berteriak dan Ada yang bergosip !

Bunyi kliningan pertanda Seseorang masuk,diikuti wangi Parfum Aroma Maskulin tercium dari badan Seorang pemuda ini. Ia berjalan dengan tenang, menebarkan pandangan sejalan dengan Wangi PArfum yang tersebar. Ia melihat Beberapa Barista ini tengah sibuk melayani tamu - tamunya.

Ia sedikit membenahi kenyamanannya memakai Jaket. Jaket kulit berwarna coklat,wangi parfum yang tercium kuat. Rambut yang tertata rapi dan klimis bergaya jambul. Wajah putih bersih dengan muka - muka keturunan Ras Timur Tengah.

Kehadirannya cukup menyita perhatian ! Dia adalah sosok yang cukup terkenal di Dunia Maya. Dia adalah Salah seorang selebgram terkenal. Wajahnya mulai sering berseliweran,berlalu lalang di berbagai Media Sosial. Dia juga pernah terlibat membintangi Satu Video klip musik yang ada di Youtube.

Kehadirannya membuat tamu - tamu ini segera beranjak dari kursinya. Sontak mereka mengerumuni Pemuda ini. Terjadi Jumpa Fans dadakan ! Banyak dari kerumunan ini diantaranya para Gadis remaja,beberapa Wanita karir,bahkan wanita paruh baya, Nenek - nenek ! 

Tunggu ! Nenek - nenek ? Ada Satu pemuda dengan badan lentur bergestur kemayu langsung menyibak kerumunan ini. Mereka berebut agar bisa berfoto dengan pemuda selebgram ini. Peristiwa ini tentu menyita perhatian Anak - anak Barista,iqbal berusaha melihat Siapa yang menjadi pusat kerumunan ini. Ia melihat seorang Pemuda tampan dan gagah,mengenakan jaket kulit Coklat,dengan kaos berkerah Abu - abu.

Rama hadir di samping Iqbal untuk melihat kerumunan ini,terutama yang menjadi pusat perhatian ini. Ia merasa sedikit terganggu dengan keributan yang tercipta.

“ Ram,kau tahu siapa yang datang saat ini ? Apa dia Artis,seniman terkenal atau Salah satu Pejabat penting di kota ini ?”, Tanya Iqbal masih memperhatikan orang - orang yang berebut giliran berfoto,

“ Aku harap yang datang adalah Bapak Presiden Negara ini,sekalian ! Aku ingin Beliau melihat salah satu Rakyatnya yang malang ini“, Rama meringis sambil mengusap - usap Perutnya,

“ Kau masih merasa nyeri perut karena diare semalam ? Apa perlu aku mintakan Obat ke Kak Arjun ?”,

“ Oh jangan ,Saudara Muda . Jika dia tahu aku kena apa - apa,akan terjadi Drama di antara Perawat dan Pasien Diare.

Kakakmu akan menjelma menjadi Perawat yang Over Protektif dan cerewet dengan segala larangannya. Aku hanya akan menjadi Orang lemah tak berdaya. 

Kakakmu akan rutin memperingatkan aku untuk minum Obat,atau bahkan Ia akan menyuapiku saat Minum Obat. Menggelikan sebenarnya,tapi Baik sekali Saudara Tuamu itu “,

Iqbal tertawa menepuk bahu Rama” kau kira Aku tak bernasib sama saat Aku demam kemarin ? Aku hanya kelelahan tapi dia terlalu panik mengejar - ngejar Dokter untuk segera datang ke rumah,Agar cepat memeriksa Badanku “,

“ Satu hal yang tak bisa Ia lakukan dengan cepat adalah menemukan seorang gadis yang bisa tertarik padanya. Aku terkadang kasihan padanya,melihat kakakmu merenung lama sekali,memandang ke arah Luar jendela Kantor. Apa yang Ia pikirkan ? Mukjizat terjadi secara mengejutkan dan mengubah jalan hidupnya ? “,

“ Kau tak tergerak membantunya mencarikan seorang gadis untuknya ? Kau ternyata sangat perhatian pada Kakakku ! ”,

“ Oeh ! Aku takut selera kakakmu terlalu tinggi,seperti Ia selalu mengkritik minuman buatan kami padahal kami sudah menuruti Resep. 

Bahkan Ia mengkritik pakaianku,tebal tipis Kumisku,dandanan rambutku,parfum yang kupakai,mungkin suatu saat ia akan mengkritik ukuran celana dalamku “,Rama mengusap wajahnya,

“ Rumit sekali “, Iqbal menggeleng,

“ Bagaimana pun Ia saudaramu ! “,

“ Kau sempat tak percaya bahwa Kami bersaudara ! Kau sampai bersandiwara seolah - olah menjadi Orang paling malang di Kafe ini “,

“ Aku hanya ingin membuatmu terkesan dengan pertemuan pertama kita “, 

“ Oh,Aku kagum dan terkesan ! Dan kau tahu,Aku mulai meniru tabiatmu hingga Kelakuanku mulai membuat Isyana risih padaku,semua terjadi terkadang tanpa sadar “,

“ Itulah mengapa Aku bekerja keras menjadi Seorang Influencer ! Agar semua Orang ingat padaku,karyaku, wajahku dan pesonaku “,

“ Itulah mengapa Kakakku memberi perhatian tersendiri padamu. Dia tak salah orang dan kau telah mendapat salah satu Fans fanatik ! Bukan begitu ?”,

“ Oh sial ! Right Logic ! Benar logikanya !” Rama tersenyum setengah malu “, Tapi,Kupikir hidup kita terasa Indah di bawah pengawasan dan asuhan Seseorang yang menjadi saudara yang lebih tua,bukan ?”,

“Nah ! Setidaknya kau tak mengelak pada kenyataan yang kau terima “,

“ Oh,sampai kapan orang - orang ini harus berkerumun seperti ini ? Mereka berisik sekali ! Aku takut mereka sampai membuat kekacauan “,

“ Apa Aku harus menghentikan mereka ?”,

Sekilas Rama bisa melihat wajah Pemuda selebgram ini. Ia sedikit terbelalak,seakan tak percaya ! Pemuda Selebgram yang mengirim pesan lewat DM Aplikasi Tik Tok kemarin.

Dia datang ke sini,ke Kafe “SAHABAT “ ! Rama merasa sadar diri, dirinya siapa. Sedangkan Pemuda itu membuatnya masih tak percaya dengan hadir ke kafe ini.

Momen Jumpa Fans dadakan selesai. Pemuda Selebgram ini pun berjalan lurus,menemui Rama. Rama merasa sedikit gugup. Senyum Pemuda itu menyapa Rama terlebih dulu Sebelum Ia melontarkan kata sapaan.

“Halo,Selamat Pagi,Orang Hebat “, Sapaan ini terdengar bersama dengan Pujian Untuk Rama,

“Ya. Halo Selamat Pagi,Selamat datang ke “SAHABAT “,

“Kau pasti Rama ? Kau pasti Rama yang ada di Tik tok itu ? Pemilik Akun yang kemarin Aku kirimi pesan.Kau tahu wajahmu mulai sering terlihat di FYP layar Tik tokku,Sejak Aku mulai mengamatimu”,

Rama menguasai kegugupannya”Aku harap Aku bisa meyakinkan diriku untuk menjawab pertanyaanmu dengan benar bahwa Akulah orang yang kau maksud “,

“Kenapa kau berkata Seperti itu ? Kau seolah - olah membuatku menemui Orang yang salah “,

“Aku yang melakukan kesalahan dengan membuat diriku tak yakin sepenuhnya dan percaya kau secara mengejutkan dan menemuiku di kafe ini.

Kau tahu ini terasa seperti mimpi ! mimpi terkadang bisa kenyataan. Dan hal yang buruk adalah ketika kita terjebak dalam De Javu ,Kau mungkin tak bisa kembali ke waktu yang sebenarnya”,

“Jadi,kau pikir pertemuan ini sebuah De Javu ? atau kau memimpikan pertemuan ini ?”,

“Aku harap ada Seseorang yang bersedia menyadarkan diriku bahwa ini bukanlah mimpi. Alarmku pagi ini mengejutkanku seperti Seekor Ayam Jago yang shock,Mendapati Matahari telah berjalan setengah hari “,

“So,Apa yang harus Aku lakukan padamu ? Mematuk - matukmu seperti Ayam jago atau membuat kegaduhan seperti Alarm hpmu yang biasa mengganggumu setiap pagi ?”,

Rama mengulurkan tangannya ke Arah Pemuda ini “Why must be So Complicated ? Kita lebih layak mendapat Pagi dengan suasana yang damai dan menyenangkan,sama menyenangkannya pagiku sekarang menyambut kehadiranmu”,

Pemuda itu menjabat tangan Rama “Sambutan yang luar biasa !”,Pemuda itu sejenak memeluk Badan rama”,Aku benar - benar menemui Orang yang tepat !”,

“Lalu, Aku harus memanggilmu Siapa ? Samuel yang luar biasa atau Tuan Luar biasa ?Sungguh ! Aku merasa menjadi orang yang paling beruntung pagi ini :,

“Panggil saja Sam,Rama. Kuharap kau tak keberatan Aku memintamu mengerti keadaanku saat ini “,

“Oh! Sam,Apa yang terjadi ? katakan “,

“Aku terkesan ternyata Kafe ini sangat ramai dan kebetulan Aku mendapat sapaan dan sambutan yang luar biasa dari seluruh pengunjung kafe ini hingga membuat Kakiku sedikit gemetaran “,

Rama paham maksud Sam “Oh ! Bodohnya diriku “, Rama menepuk dahinya “,Maaf Sam,Maafkan Aku”, Rama mengajak Sam duduk di Sofa yang berada di sebelah pintu Kantor.

Ini adalah tempat yang biasa digunakan untuk menyambut Tamu - tamu penting.

“Silahkan duduk,Sam. Maafkan Aku,pertemuan ini membuatku Lupa diri “,

“Ah Lupakan ! hal itu wajar terjadi. So,Apa Kafe ini tak menyediakan Buku Menu ?”,

“Kenapa Kau harus mencari Buku Menu sementara kau sudah berhadapan dengan karyawan senior di Kafe ?

Kau tinggal meminta Menu yang paling direkomendasikan di Kafe ini ‘,

“Oh bagus sekali !Aku suka pelayanan seperti ini”,

“Aku harap Aku bisa memberimu pelayanan dan fasilitas lebih baik untuk membuatmu lebih terkesan dengan Kafe ini “,

“Seperti Apa contohnya?”,

“Kursi Pijat Elektrik misalnya ! Aku merasa bersalah telah membuat kedua kakimu kelelahan”,

Sam tertawa mendengar kata - kata Rama. Rama langsung mundur ke Meja Bar dan membuat satu orderan makanan ke dapur untuk menyambut Tamunya yang luar biasa pagi ini.

Rama kembali dengan Nampan dengan di atasnya secangkir Kopi cappucino dan roti Bakar yang dibakar dengan sangat garing dengan olesan selai coklat dan madu di tengahnya.

Kedua pemuda ini melanjutkan Pembicaraan. Sam sangat menikmati Jamuan pagi ini. Rama duduk di hadapan Samuel.

“jadi kau ternyata bekerja di sini ?”,

“Yah. Aku bekerja di sini tanpa harapan Aku bisa mengambil Alih dan memiliki Kafe ini.Aku hanya manusia biasa belum mempunyai apa - apa “,

“Kau mempunyai kelebihan ! Aku bisa melihat Potensi dalam dirimu. Kau mungkin bisa mendapatkan pekerjaan lebih baik di tempat lain.

Kau bisa menjadi Konten Kreator dengan kreatifitas luar biasa yang kau miliki. Aku bisa melihat karyamu dari jumlah view di setiap Videomu “,

“Tempat ini adalah tempat pertama yang bersedia menerima kehadiranku sebagai Pemuda perantau yang terpaksa menghadapi Dunianya,Menghadapi Kerasnya Kehidupan.

Aku tumbuh dan menjalani Proses Hidupku di Kafe ini. Aku bekerja keras ikut membangun kesuksesan kafe ini. 

Bukannya Aku tak mendapat Apa - apa dari dedikasiku untuk tempat ini setelah sekian lama. Tapi pada Akhirnya Aku mendapat Kepercayaan untuk mengatur segala hal dalam kafe ini.

Pemilik Kafe ini membuatku menjadi Seseorang yang awalnya Seorang yang lugu,tak tahu tujuan hidup ke mana dan untuk Apa aku bekerja berubah pada akhirnya menjadi Pribadi yang bermental kuat,tangguh,mempunyai visi dan tujuan hidup.

Mereka juga membantuku dengan memberiku wawasan tentang Bagaimana Membuat Rancangan hidupku di masa depan”,Rama menunjuk foto Indra yang berada di sebelah Kanannya”, Dia adalah Pemilik Kafe ini. Dia terkesan keras dan berkeinginan kuat.

Dia mendidikku dan membimbingku dengan sangat keras,dia sangat mengajariku tentang disiplin dan pentingnya komitmen.

Aku tidak pernah tersinggung dengan sikapnya padaku saat Aku bekerja di sini dan memberi arahan dalam aku bekerja,Sam.

Aku justru menaruh Rasa Hormatku padanya,karena Ia akan menjadi Seorang yang berada di garda terdepan,melindungi Anak - anaknya,Karyawannya saat Ada seseorang yang berani mengusik kami.

Ia berani membelaku habis - habisan saat Aku pernah melarang satu pengunjung yang mencoba membawa masuk minuman keras. Dia mempercayaiku seperti aku bukan orang asing baginya. Karir di tempat ini berjalan sudah dua tahun ini.

Menjadi seorang yang patuh padanya,membuatku mendapat Kepercayaan . Soal gaji ? Apa yang Kau pikirkan,Sam ?”,

“Aku tidak berani meremehkan Soal ini Setelah mengetahui Proses perkembanganmu di tempat ini “,

“Aku mendapat gaji sesuai Upah Minimum Kota ini. Tapi,dia sudah banyak sekali memberiku Penghargaan,Sam”,

“Wah ! Baik sekali ! Lalu,bagaimana dengan Pemuda yang di sebelahnya ? Dia siapa,Rama ?”,


Rama tergerak berdiri mendekati foto Arjun. Ia mengusap foto Arjun,sejenak. Suasana sedikit berubah sentimentil. Perasaan Rama bercampur Aduk. Bahagia,bangga dan terharu.

“Dia yang pertama kali memakaikan celemek ini padaku,Sam. Dia adalah Adik dari pemilik Kafe ini. Indra ,Sang Kakak dan Arjun sebagai Adik. Tuhan mempertemukanku dengan Dua Orang bersaudara ini”,

“Apa Kau tidak menaruh rasa hormat yang sama seperti kau menghormati Sang Kakak ?”,

Rama berbalik badan “Aku merasakan kesepian di saat Awal - awal Aku merantau ke Kota ini,Sam. Aku sempat merasakan Homesick saaat Aku melewati masa - masa sulitku.

Tapi,Si Adik ini,dia datang padaku,dia selalu hadir di setiap kegelisahanku. Dia memberiku Arti dari rasa kasih dan pentingnya berbagi. Dia seperti memberi Nuansa kafe ini seperti Rumah Kedua bagiku.Aku tak bisa menghitung sudah berapa kali ia berbagi banyak hal padaku.

Dia justru yang lebih banyak memberi perhatian padaku. Dia mengajariku banyak hal,bersama kedua sahabatnya.

Mereka yang membentuk diriku menjadi seperti Pepatah “From Zero to Hero “ . Sepertinya berlebihan,Aku menyandang kata “Hero” tapi Aku berjanji pada diriku sendiri,Aku akan mengabdikan diriku pada kafe ini dan pada Orang - orang hebat ini.

Aku menaruh Rasa hormatku untuk orang - orang hebat ini,terutama Si Adik,Arjun namanya . He is being more than A boss For me ! Right ? Bos Arjun bersama kedua Sahabatnya menjadi Sahabat sekaligus Panutan bagiku”,

“ya. You are right ! Kau benar ! “,

“Oh tunggu ! Apa Aku baru saja membuat cerita mengharukan ? Apa Aku Mengigau ? Atau Aku mencoba membuatmu terkesan dengan ocehanku Barusan ? Maafkan Aku,Sam. Jika Kau sampai terbawa ke dalam cerita “,

“That’s Normal ! Kau tak bertingkah Seperti seorang Pemain Drama. Setiap Orang punya caranya sendiri untuk mengungkapkan Rasa hormatnya.

Kau juga memberiku satu pelajaran penting,Rama. We should Give A Salute to every relationship that we make. Because we will get Many Positive lesson from this “,

“Really Agree ! “, Rama kembali duduk “, Lalu,Apa selnjutnya,Sam ? Apa yang kau inginkan dariku ?

Apa Aku juga perlu menaruh rasa hormat padamu ? Oh Salah ! bodoh sekali diriku dengan berkata seperti ini “,

“Kau menerimaku dengan baik di kafe ini. Kau menyambutku dengan istimewa ! Servis ini membuatku merasa seperti Orang terhormat ‘,

“Apa aku juga perlu berhormat padamu seperti kita menghormati Bendera Negera Kita ?”,

“Throw This Non-Sense away from us ,Ram ! Kopi ini nikmat sekali. Roti ini juga. Momen Sarapan yang berkesan ! Terima kasih “,

“So, Apa perlu Aku menyiapkan Bill Sekarang ? kau sepertinya terburu - buru,kawan ?”,

“Aku belum membicarakan maksud kedatanganku untuk menemuimu. Aku hanya memuji Apa yang kau berikan padaku. Aku juga tak merasa keberatan kalau kau mau menyodorkan Bill padaku sekarang. Money are ready every time !”,

“Tidak,Sam. ini sajian untuk Tamu. ini layananku untuk tamu spesialku. Penyambutan dariku sebagai bentuk ‘Salut’ku padamu. kau tamuku,pagi ini. kebahagiaanku menerima kedatanganmu tak ternilai bagiku “,

“Oh benarkah ? Terima Kasih. Aku dibuat terharu dengan sambutan seperti ini,Tapi Aku bukan tipikal pemuda yang gampang menjadi sentimentil mendapat kebaikan luar biasa ini “,

“Ini hanya sepotong Roti dan secangkir Kopi,Aku tak membuatkan Parade untuk penyambutanmu. Cukup Nikmati saja,Sam “,

Sam tertawa mendengar kata - kata Rama “Kau mengesankan,Rama. Kau pasti pandai menebar pesona “,
“Ya . seperti itulah salah satu Penilaian orang terhadapku. Aku menerimanya karena Aku hidup dengan watak dan keadaan yang Aku punya”,
“Fine ! Aku rasa inilah saatnya. Apa kau keberatan Aku memintamu waktu lebih lama ?“,
“Go for It ! Langsung saja,Sam”,
“Sejak Aku melihat banyak konten Videomu. Aku bisa melihat kepercayaan dirimu,Passionmu dan bakatmu.

Kulihat Kau fotogenik pada Awalnya,bahkan Kau luwes dan bertalenta,tak canggung dalam Penampilanmu.Aku tertarik pada Orang yang Ekspresif seperti dirimu.

Aku tak perlu waktu lama untuk mempertimbangkan dirimu. Karena Bakat luar biasamu, Aku membuat satu keputusan yang cepat. Aku ingin melibatkan dirimu ke dalam Proyek Hebatku yang akan datang”,
“Tunggu. Apa yang Kau ingin kau lakukan padaku ? Kau ingin Aku menjadi Penari Balet ?

Kau ingin Aku menjadi Seorang Pemain Pantomim dengan bedak yang tebal di seluruh wajah seperti cat marka jalan ?”,

Sam kembali tertawa geli”Lebih dari itu ! Aku ingin kau ikut dalam Pembuatan Video Parodi satu lagu. 

Tak serumit menari balet atau menjadi Pantomim. Kau hanya perlu menjadi dirimu sendiri. Kau akan menari bersamaku,bersama dengan Beberapa Dancer wanita !”,

Rama terbelalak “Dancer Wanita ?!”,

“Tunggu Ram. Jangan bereaksi dulu atau bersikap histeris. Tenang, Semua akan berjalan baik - baik saja “,

“Baik. Jadi Kau akan menjadi Bos atau Produser dalam Proyek ini ?”,

“Produser sekaligus talent dalam Video ini. Dan Aku yakin proyek kali ini akan berhasil dan Aku optimis akan menjadi viral ! Tarian kita akan memenuhi Hastag FYP di Tik - tok . Aku yakin itu !”,

“Jadi,Aku harus memikirkan tarian Apa yang harus Aku gerakkan ? Apa tak jauh beda dengan Balet ?”,

“Aku sudah mempersiapkan Timnya bahkan Koreografernya. Semua akan dipersiapkan dengan matang.

Kau hanya perlu datang dengan pakaian terbaikmu ke tempat yang Aku maksud “,

“Boleh Aku memakai Kostum Balet ?”, Seloroh Rama

Sam spontan tertawa geli”Sekali lagi Kau bertanya tentang balet, Aku akan membuatmu ketagihan tentang Balet. Apa kau menerima tawaranku ?”,

“Jadi ini maksudmu mengirimiku DM ?”,
“Ya benar ! Bagaimana ?”,
“Kau berjanji akan mendatangkan Gadis - gadis Penari yang Kau maksud tadi ?”,tanya Rama sedikit menggoda Sam,
“Jika kau minta lebih,Katakan Apa maumu ?”, Sam bertanya balik mengimbangi sikap Rama,
“Aku takut naluri alami kejantananku akan lebih cepat muncul dan terasa saat menari karena fantasi kemolekan tubuh Gadis - gadis itu daripada memfokuskan pikiranku pada koreo - koreo tari yang akan kau ajarkan padaku “,
“Apa ? Kau bisa seperti itu ?”, Tanya Sam seketika heran,
“Tenang Sam. Abaikan kekonyolanku.Aku akan berusaha mengontrol diriku demi dirimu ! Man,You’re the Boss ! And I should to be Profesional ! “Rama melihat Iqbal lewat “Oh Sam, tunggu, Apa Aku boleh mengajak satu Orang lagi untuk ikut dalam projek ini ?”,
“ Tentu ! Apa ada orang lain yang berbakat di Kafe ini ? Siapa ? Panggil sekarang ! masih ada waktu dan Aku tak mau membuka audisi”,
“Tak perlu repot - repot ! Dia pasti tak kalah berbakatnya denganku. Aku jamin ! “, Rama memanggil Iqbal yang berada di dekat meja.

Rama kembali bersama Iqbal. Iqbal sedikit kebingungan menebak maksud Rama.
“Sam,perkenalkan ini Iqbal,teman yang tak kalah berbakat dari diriku”,Rama sedikit mendorong Iqbal,
“Halo Iqbal. Senang bertemu denganmu. Aku Samuel”,
“Hai Samuel. Aku Iqbal. Apa yang ingin Kau lakukan dengan Rama ? Sampai kau ingin mengajakku”,
“Bersenang - senang ! Kau mau ikut ?”,
“Tunggu, Rama berkata padaku bahwa Ia ingin mengajakku menari bersama gadis - gadis. Apa ini yang Kalian maksud dengan bersenang - senang ?”, Tanya Iqbal menguasai kegugupannya,

“Ya. Lalu dengan cara Apalagi ? mengajak Berdansa manekin berkostum Penari ?Tenang Iqbal, Semua akan baik - baik saja,percayalah padaku !”,

Rama tertawa ceikikan di belakang Iqbal. Iqbal sedikit merasa lega”Tapi Sam, Aku perlu meminta ijin pada Kakakku dulu. Jika kau tak keberatan”,
“Tunggu Rama. Iqbal perlu meminta ijin kakaknya dulu,Bagaimana ? Siapa Kakaknya ? Apa kakaknya berada di kota ini ?”,

Rama menepuk dahinya, Karena Ia lupa memberi tahu siapa Iqbal”Oh Sorry, Sam. Sorry ! Aku seharusnya menjelaskan Siapa Iqbal sebenarnya pada terlebih dulu“,
“Ya. Dia Anak baik,keliahatannya”,
“Kau benar, Iqbal adalah Adik sepupu kedua Bosku,Indra dan Arjun.Mereka membawa Iqbal untuk ikut bekerja di kafe ini. Benar Sam ! dia perlu ijin dari kakaknya terutama Arjun. Bagaimana ?”,
“Oh Tentu ! Sebaiknya begitu”,
“Karena Iqbal juga belum lama bekerja di sini dan belum tahu banyak tentang Kota ini.Aku takut dia tersesat,tersesat pada jalan yang salah dan Arah yang salah”,

Iqbal menepuk bahu Rama” Ya benar sekali ! Andai Ia sedikit saja,membuat pemuda lugu satu ini salah jalan,Ia akan berhadapan dengan Resiko yang sangat besar”,
“Sepertinya menakutkan ? Apa itu ?”,
“Rama akan berhadapan dengan kedua kakakku. Dan Ram,Kau pasti sudah tahu apa yang akan terjadi ?”,
“Melebihi Seramnya saat Melihat Gunung Berapi meletus, Boom !”, Rama menepukkan tangannya. 

Ulahnya membuat Samuel tertawa lagi”Aku sudah menjelaskan Bagaimana Kedua Kakak Iqbal di Awal tadi Sam. Kau juga pasti paham?

Aku juga sudah memikirkan untuk menghindari Resiko yang akan kita dapatkan “,
“Boys ,Teman - teman,Aku mempunyai Tim yang Profesional ! Aku jamin keamanan kalian. 

Aku akan menyiapkan Sekuriti,Makanan,Minuman,set Lokasi dan Tempat yang terbaik. Semua akan berjalan lancar.

Aku percaya bahwa Kalian Sosok yang luar biasa. Karyaku akan berhasil dengan luar biasa.So,Deal with it ?”,Tanya Sam menyodorkan Rama dan Iqbal,

Rama spontan menjabat tangan Samuel”Apa setelah Proyek ini berakhir dan berhasil,kau akan meninggalkan Aku,Kami dan Kafe ini begitu saja ? Kau akan berlalu setelah ini Sebagai orang Asing kembali “,
“Maksudmu ?”,
“Aku perlu menaruh Rasa Hormat padamu karena Kau telah memilihku sebagai Rekan Kerjamu di proyek ini. 

Ketika Dua Orang saling bertemu,berkenalan,saling memahami,kemudian Mereka Bersahabat,Hal - hal baik lain akan tercipta selanjutnya”,
“I know what you mean ! “, Samuel spontan memeluk Rama sejenak”, Aku akan sering datang ke kafe setelah ini.Suasana Kafe ini memberiku pikiran yang segar”,
“Fine ! Bagaimana dengan Iqbal ?”,
“Oh ya,Deal Iqbal ? “, Sam menyodorkan tangan ke hadapan Iqbal”, Aku jamin,aka ada sekuriti di Lokasi kita membuat Video nanti”,
“Kalian seolah - olah memperlakukanku seperti Anak kecil”, Iqbal menjabat tangan Samuel,menyamarkan Ekspresi jengkelnya,
“Ya lebih baik begitu “, Rama berseloroh” Sam,Kau perlu tahu,dia sebenarnya punya sekuriti yang lebih baik “,
“Siapa ?”,
Rama merangkul Samuel”Kakaknya!”,
“yang mana ?”,
“Arjun, Sam ! kuharap Aku bisa mempertemukanmu saat ini”,
“Apa dia akan terlihat menakutkan dengan mengayun - ayunkan Pentungan satpam ?”,

Rama dan Sam tertawa terpingkal - pingkal. Iqbal tampal jengkel melihat tingkah dua pemuda selebgram konyol ini.

“Ram,Please…”,
 ***




Komentar

Postingan Populer